Tugas 2 Multimedia : Format File Gambar dan Grafik

1. Joint Photographic Experts Group (JPEG)

Joint Photographic Experts Group (JPEG) merupakan skema kompresi file bitmap. Awalnya, file yang menyimpan hasil foto digital memiliki ukuran yang besar sehingga tidak praktis. Dengan format baru ini, hasil foto yang semula berukuran besar berhasil dikompresi sehingga ukurannya kecil.
Bersama dengan GIF, JPEG adalah salah satu dari dua standar format file gambar yang digunakan dalam halaman-halaman web, dan memang tepat digunakan untuk gambar-gambar yang melibatkan representasi gambar berkualitas fotografi.
Dalam penggunaan untuk web, JPEG dapat disimpan dalam varian progresif yang memungkinkan untuk melakukan proses dekompresi secara perlahan dari suatu tampilan kasar sampai ke detail tampilan yang tertinggi. Video digital dapat juga disimpan dalam format JPEG menggunakan standar M-JPEG (motion JPEG) yang didukung oleh banyak perangkat keras CODEC.
Keuntungan lain format JPEG adalah dapat diterima pada hampir semua program-program komputer, baik yang berbasis Windows maupun Apple Macintosh. Format JPEG tentu saja dapat diterima pada perangkat lunak Powerpoint, Word, Excel, dan sebagainya.
Sumber : Joint Photographic Expert Group (JPEG)
2. Portable Network Graphics (PNG)

PNG (Portable Network Graphics) adalah salah satu format penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut. Format PNG ini diperkenalkan untuk menggantikan format penyimpanan citra GIF. Secara umum PNG dipakai untuk Citra Web. 
Untuk Web, format PNG mempunyai 3 keuntungan dibandingkan format GIF :
  • Channel Alpha (transparansi)
  • Brightness
  • Penayangan citra secara progresif (progressive display)
PNG (Format berkas grafik yang didukung oleh beberapa web browser. PNG mendukung transparansi gambar seperti GIF, berkas PNG bebas paten dan merupakan gambar bitmap yang terkompresi.
Format PNG menggunakan metode kompresi lossless untuk menampilkan gambar 24-bit atau warna-warna solid pada media daring (online). Format ini mendukung transparansi di dalam alpha channel. Format PNG sangat baik digunakan pada dokumen daring (online), dan mempunyai dukungan warna yang lebih baik saat dicetak daripada format GIF. Akan tetapi pada warna PNG akan di-place pada dokumen InDesign sebagai gambar bitmap RGB, sehingga hanya dapat dicetak sebagai gambar komposit bukan pada gambar separasi.
PNG (diucapkan 'ping') namun biasanya dieja apa adanya - untuk menghindari kerancuan dengan istilah "ping" pada jaringan komputer. Pada dasarnya, format PNG bukan merupakan format baru karena telah dikembangkan pada tahun 1995 untuk mengganti format GIF dan format TIFF. Format ini tidak digunakan lagi secara luas oleh browser dan perangkat lunak aplikasi pengolah gambar, sehingga dukungan terhadap format tidak begitu besar hingga tahun 2003, di mana format PNG semakin dikenal dan dipergunakan untuk aplikasi manipulasi gambar.
Sumber : Portable Network Graphics (PNG)

3. Clip Art

Istilah “clip art” berasal melalui praktek dalam memotong gambar pada pra-karya cetak untuk digunakan dalam penerbitan. Sebelum munculnya komputer di penerbitan, clip art yang digunakan melalui proses yang disebut menempelkan gambar. Gambar clip art dalam era ini disebut sebagai seni garis. Dalam proses ini, gambar clip art dipotong dengan tangan, kemudian di tempelkan sesuai ukuran yang akan dicetak. Sejak tahun 1990-an, hampir semua penerbit telah menggunakan proses tempel clip art ini dengan desktop publishing, bahkan sekarang dengan pesatnya kemajuan teknologi sudah dibuat dengan komputer grafis.
Adapun format clip art pada clip organizer windows diantaranya: Windows Metafile Format (.wmf), Enhanced Metafile Format (.emf), Graphics Interchange Format (.gif), Joint Photographic Expert Group (.jpeg), Portable Network Graphics (.png), Vector Markup Language (.vmf).
Sumber : Clip-Art
4. Graphics Interchange Format (GIF)

Graphics Interchange Format (GIF) merupakan format grafis yang paling sering digunakan untuk keperluan desain website. GIF memiliki kombinasi warna lebih sedikit dibanding JPEG, namun mampu menyimpan grafis dengan latar belakang (background) transparan ataupun dalam bentuk animasi sederhana.
GIF adalah format gambar asli yang dikompres dengan CompuServe. Bitmap jenis ini mendukung 256 warna dan bitmap ini juga sangat popular dalam internet. Format GIF hanya dapat menyimpan gambar dalam 8bit dan hanya mampu digunakan mode grayscale, bitmap, dan index color. Format ini merupakan format standar Internet atau publikasi elektronik. Selain itu format ini mendukung penggunaan multiple bitmap dalam satu file sehingga dapat menghasilkan gambar animasi dan merekam penggunaan Transparency Masking. GIF sering digunakan untuk mewarnai halaman HTML pada tag <body background="back.gif">, spanduk (banner), icon, dan lain-lain. GIF juga baik untuk menampilkan gambar dengan komposisi yang tidak menggunakan terlalu banyak warna, seperti gambar kartun. Sementara itu, GIF tidak cocok digunakan untuk menampilkan foto. GIF menggunakan metode Lossless Compression, untuk membuat ukuran file sekecil mungkin. Lossless Compression adalah kompresi yang tidak mengurangi kualitas pada gambar, namun dapat memperkecil besarnya jumlah file, jadi tidak ada penghilangan data pada saat dilakukan kompresi.

5. RAW
Format RAW merupakan file yang dihasilkan oleh kamera DSLR selain juga JPEG. Format ini memberikan banyak keuntungan dibanding JPEG, yakni kualitasnya yang tidak berubah saat diedit menggunakan software foto editing. Secara Default, komputer atau bahkan adobe photoshop tidak dapat membaca file RAW(.cr2), namun dalam setiap pembelian kamera DSLR pasti dibekali oleh CD software khusus RAW contoh kamera canon yang saya beli menyertakan DPP atau Digital Photo Professional. Atau Kita dapat membeli/ menginstal program lain seperti Adobe Lightroom dan Adobe Camera RAW. Format RAW memungkinkan kita untuk mengedit langsung gambar melalui kamera, melalui menu RAW image processing kita dapat menyesuaikan brightness/ketajaman, White balance, Noise reduction dan picture style untuk kemudian disimpan dalam bentuk JPEG dan file RAW masih dalam kondisi aslinya. Selain kelebihan tadi format RAW juga memiliki kelemahan yakni kapasitasnya yang besar sehingga memori bisa cepat penuh. Sebagai contoh 1 buah file RAW(ukuran L kamera 18MP) bisa memiliki kapasitas 25MB, hal ini sangat jauh bila dibandingkan dengan file JPEG yang rata-rata memiliki ukuran 6 MB. File RAW dihasilkan dengan pemrosesan data yang sangat minimal oleh sensor gambar.Raw/dalam bahasa indonesia berarti mentah atau sering juga disebut dengan digital negatif karena memiliki karakter yang sama dengan negatif film. Sama dengan negatif gile raw memiliki dinamic range yang lebih luas dan memiliki kelengkapan warna yang jauh lebih baik dibandingkan dengan file gambar seperti JPEG. 
Berikut adalah beberapa keuntungan menggunakan file RAW

1. Mendapatkan kualtias terbaik
2. Mendapatkan level brightness yang lebih baik
3. Mendapatkan detail yang lebih baik
4. Digunakan oleh professional
Sumber : 
Format File RAW

0 Response to "Tugas 2 Multimedia : Format File Gambar dan Grafik"